BELITUNG ISLAND - BLUE VIBES



Pulau Belitung / Belitung Island ? Mungkin, awal kita mendengar kata kata pulau yang pertama kali muncul di benak kita itu ga jauh dari mantai pastinya kan? Yap, saya pun berpikiran seperti itu. Tapi kalian udah tau belum kira kira Pulau belitung itu letaknya dimana? Karena awalnya saya mengira Pulau Belitung dan Bangka menyatu sedangkan masing masing terletak di pulau yang berbeda. Mungkin untuk sekarang udah pada banyak yang tau tentang Pulau Belitung, Tapi buat yang pada belum tau tentang letak dari pada Pulau Belitung? Sedikit memberikan gambaran aja sih, kalau ternyata Pulau belitung itu adalah salah satu pulau kecil di lepas pantai timur Sumatera dan masih terpisah dengan Pulau Bangka.

Seelumnya saya ingin menjelaskan bahwa saya adalah salah satu orang yang paling nyaman dengan suasana ibu kota dan lebih suka ngumpul - ngumpul dengan teman - teman untuk ngopi ngopi cantik / hunting tempat makan enak tiap minggunya. Tapi seiring berjalannya waktu saya merasakan setiap weekend rutinitasnya kok gitu - gitu aja ya dan sampai sempet mikir boring.

Memang sebelumnya saya udah pernah sih liburan ke daerah Kepulauan Seribu sama temen - temen tapi hasilnya nihil sekali karena pada waktu itu adalah High Season dan kita semua pun belum ada booking apa - apa seperti penginapan & paket liburan untuk snorkeling, sampai akhirnya kita semua bukannya liburan melainkan menjadi telantar di salah satu pulau Kepulauan Seribu karena udah ngga kebagian penginapan lagi. Akhirnya begitu kami semua sampai di Pulau Pari langsung saja mutusin buat pulang lagi ke Jakarta haha (Naas yah? Hahaha)

September 2015, tiba tiba saja ada tawaran yang sangat menggiurkan dari keluarga untuk berlibur ke Pulau Belitung. Tanpa pikir panjang saya pun langsung menjawab "Fix, gw ikut!"Sesampainya disana saya pun tidak mengetahui apa saja tempat - tempat yang menarik untuk dikunjungi. Di samping itu, saya pun sudah hafal sekali jika berlibur dengan keluarga itu pasti boring sekali, paling juga cuman wisata kuliner... Oke hari pertama sesampainya di Pulau Belitung, saya pun dijemput sama orang asli Pulau Belitung dan diantar untuk ke hotel. Tiba di hotel langsung aja kita booking kamar, istirahat dan nentuin kalau besok tuh mau kemana aja, karena memang kita sekeluarga tidak mengikuti yang namanya paket wisata berlibur di Pulau Belitung! Akhirnya segala rencana liburan pun diserahkan kepada saya, tanpa berpikir lama pun saya langsung saja mencari tempat yang indah - indah di Pulau Belitung ini dan jawaban untuk mencari sebuah destinasi yang sangat jitu saya lebih menggunakan media sosial Instagram hehe.. Well, langsung searching aja di instagram apa aja sih wisata yang menarik di pulau ini, sampai akhirnya saya pun menemukan suatu account yang bernama @explorebelitung.

Keesokan harinya, kita pun dijemput di hotel oleh supir kami untuk diantarkan ke dermaga penyebrangan, dimana itu adalah gerbang menuju beberapa destinasi pulau - pulau kecil yang ada di sekitaran dekat dengan Pulau Belitung, kita pun bakalan naik perahu kayu untuk melihat keindahan pulau pulau kecil yang letaknya dekat dengan pulau Belitung tersebut. Ternyata memang foto - foto yang sebelumnya saya liat di account @explorebelitung sesuai dengan apa yang ada digambar, Laut yang luas, air laut yang jernih dan banyaknya pecahan - pecahan batu  yang menghiasi beberapa pulau - pulau kecil tersebut sangat indah di pandang mata.

Hello Patrick - Pulau Batu Berlayar


Other side of Lengkuas Island

Other side of Lengkuas Island


Pulau Lengkuas From Top Mercusuar

Pulau Kepayang
Setelah puas untuk melihat beberapa pulau - pulau kecil yang ada di sekitaran Pulau Belitung diantaranya Pulau Batu Berlayar, Pulau Lengkuas dan Pulau Kepayang kami pun kembali ke dermaga untuk kembali beristirahat di Hotel.

Hari Kedua,
Museum Kata Andrea Hirata yang menjadi destinasi selanjutnya karena sebelumnya saya teringat akan sebuah novel berjudul Laskar Pelangi yaitu sebuah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini menceritakan tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Pada tahun 2008, naskah Laskar Pelangi pun di angkat dalam  film layar lebar, tidak lupa juga film ini diangkat dengan nuansa lokal Pulau Belitung, dari penggunaan dialek Belitung sampai aktor - aktor yang menjadi anggota Laskar Pelangi juga adalah anak - anak asli Belitung. Lokasi dari pada film tersebut pun diambil di Pulau Belitung sehingga menurut saya film tersebut lebih enak untuk ditonton.

Museum Kata Andrea Hirata

Hari terakhir pun tiba dan saatnya kami semua harus pulang dan kembali ke Jakarta, dalam hati saya "wah rasanya kok cepet banget ya, perasaan baru kemaren deh nyampe Belitung?" haha.. Kenapa semua orang kalau lagi liburan waktu tuh berasa kaya cepet banget ya. Tapi hari terakhir itu ternyata kita pulang siang hari dan masih ada sisa waktu. Pagi pagi setelah kita sudah  check out dari hotel, dan akhirnya supir yang menjemput kami ke hotel pun bilang untuk berkunjung saja sebentar ke Danau Biru Belitung, akhirnya kita pun sekeluarga setuju aja buat tawaran si supir. Done, setelah nyampe disana ternyata WOW, amazing banget tempatnya, udah kaya lagi di Alaskha. Akhirnya setelah berpuas foto - foto dan hari pun semakin siang. Kita pun melanjutkan perjalanan dan diantar ke bandara sama supir buat pulang ke Jakarta dan saya merasakan bahwa liburan kali ini puas banget dan tidak menyesal sama sekali buat ikut ke Belitung


Danau Kaolin - Alaskha of Belitung



5 komentar: